Judul dari film serial yang sedang anda tonton ini adalah Study Group 2025. Film serial ini memiliki cukup banyak penonton yang mengikutinya yang artinya adalah film serian ini menarik untuk di saksikan. Di situs 01Nonton anda akan selalu dimanjakan oleh film-film serial dan juga film bioskop terbaru dengan kualitas yang sudah nyaman untuk di tonton misalnya kualitas WebRip dan WEBDL.
Selain film serian, di situs nonton film online 01Nonton, anda juga akan bisa menikmati ribuan film lepas yang kebanyakan telah dilengkapi dengan subtitle berbahasa Indonesia. Beberapa genre favorit yang banyak di tonton adalah action, dan film semi yang tentunya bukan untuk penonton berusia kurang dari 17 tahun.
Semoga dengan Nonton Study Group 2025 ini bisa menjadikan hiburan murah bagi anda para pengunjung situs nonton streaming 01NONTON. Kami akan selalu berusaha untuk terus menambah koleksi film yang ada di website ini, baik film serial ataupun film lepas. Anda juga bisa melakukan request film kepada kami melalui telegram group seperti yang tercantum di bagian atas halaman ini.
Nonton Study Group 2025 adalah drama remaja Korea yang memadukan dunia sekolah, ambisi, dan kekerasan sosial dengan cara yang terasa relate tapi tetap penuh tensi. Serial ini digarap oleh Seungyeon Ryu sebagai kreator, dan mengambil latar di sebuah sekolah yang bahkan oleh murid-muridnya sendiri dijuluki sebagai “sekolah calon kriminal”.
Cerita berpusat pada Ga-min, seorang siswa yang bisa dibilang anomali di Yuseong Technical High School. Di tempat di mana reputasi, kekuatan fisik, dan relasi geng lebih penting daripada nilai akademik, Ga-min justru punya satu mimpi sederhana tapi nyaris mustahil: masuk universitas. Ia bukan jenius, bukan pula anak populer. Ia hanya murid biasa dengan tekad keras dan keyakinan bahwa belajar masih punya arti, bahkan di lingkungan yang nyaris memusuhinya.
Usaha Ga-min untuk bergabung dengan kelompok belajar selalu berujung penolakan. Bagi siswa lain, belajar adalah kelemahan, dan Ga-min dianggap beban. Setelah berkali-kali dipatahkan, ia memutuskan melakukan hal nekat: membentuk study group sendiri. Keputusan ini bukan hanya soal akademik, tapi juga tantangan terbuka terhadap sistem tak tertulis di sekolah tersebut. Setiap anggota yang bergabung membawa latar belakang masalahnya masing-masing, mulai dari siswa bermasalah, korban bullying, sampai mereka yang sudah hampir menyerah pada masa depan.
Seiring berjalannya waktu, Study Group tidak hanya berbicara tentang rumus dan ujian, tapi juga tentang solidaritas, harga diri, dan perlawanan terhadap label “gagal” yang dipaksakan pada mereka. Ga-min dipaksa belajar bahwa bertahan di Yuseong bukan cuma soal otak, tapi juga keberanian menghadapi kekerasan dan tekanan sosial. Di sinilah konflik memuncak, ketika dunia akademik berbenturan langsung dengan hierarki brutal antar siswa.
Nuansa cerita Study Group mengingatkan pada drama seperti Weak Hero Class 1, Extracurricular, dan How to Buy a Friend, yang sama-sama menyorot sisi gelap kehidupan sekolah Korea. Namun bedanya, Study Group memberi fokus kuat pada perjuangan intelektual sebagai bentuk perlawanan. Belajar di sini bukan hal pasif, melainkan tindakan revolusioner kecil yang berisiko.
Dengan alur yang emosional dan karakter yang tumbuh perlahan, Study Group (2025) terasa hangat sekaligus getir. Ini bukan cerita tentang siswa jenius yang langsung menang, melainkan tentang anak-anak yang terus jatuh tapi memilih berdiri lagi. Cocok buat penonton yang suka drama sekolah realistis dengan pesan bahwa mimpi tetap layak diperjuangkan, bahkan di tempat yang paling tidak ramah sekalipun.